<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>Kisah Teladan</title>
	<atom:link href="http://www.kisahteladan.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.kisahteladan.com</link>
	<description>Jadikan Hidup ini Lebih Bermakna ...</description>
	<pubDate>Tue, 17 Feb 2009 13:24:13 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.3</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Untukmu, Sahabat..</title>
		<link>http://www.kisahteladan.com/untukmu-sahabat/</link>
		<comments>http://www.kisahteladan.com/untukmu-sahabat/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Feb 2009 13:24:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Persahabatan]]></category>

		<category><![CDATA[sahabat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kisahteladan.com/?p=44</guid>
		<description><![CDATA[Pada suatu hari,
seorang wanita muda yang baru
saja menikah mengunjungi ibunya, Mereka duduk
di sebuah sofa dan menikmati segelas air teh
dingin.Ketika mereka sedang berbincang-bincang
mengenai kehidupan,pernikaha n,tanggung jawab
dalam hidup serta kewajiban, sang ibu dengan
perlahan menaruh sebongkah es batu ke dalam
gelasnya dan menatap wajah anak perempuannya .
&#8220;Jangan lupakan sahabat-sahabat wanitamu.&#8221;
nasihatnya, sambil mengaduk-ngaduk daun teh di
bawah gelasnya.
&#8220;Mereka akan menjadi orang [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.kisahteladan.com/untukmu-sahabat/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Pendengki Tidak Akan Sukses</title>
		<link>http://www.kisahteladan.com/pendengki-tidak-akan-sukses/</link>
		<comments>http://www.kisahteladan.com/pendengki-tidak-akan-sukses/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Jan 2009 14:53:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Religi]]></category>

		<category><![CDATA[orang munafik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kisahteladan.com/?p=32</guid>
		<description><![CDATA[Janganlah kalian saling membenci, janganlah kalian saling mendengki, janganlah kalian saling membelakangi
&#8220;Janganlah kalian saling membenci, janganlah kalian saling mendengki, janganlah kalian saling membelakangi (saling berpaling), dan janganlah kalian saling memutuskan. Jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara.&#8221; (H.R. Muttafaq &#8216;alaih)
Hadis ini diriwayatkan Imam al-Bukhari dalam &#8220;Al Adab&#8221; dan Muslim dalam &#8220;Al Birr&#8221;. Lebih khusus tentang larangan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.kisahteladan.com/pendengki-tidak-akan-sukses/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Segelas Air Sebanding Dengan Sejuta Pound</title>
		<link>http://www.kisahteladan.com/segelas-air-sebanding-dengan-sejuta-pound/</link>
		<comments>http://www.kisahteladan.com/segelas-air-sebanding-dengan-sejuta-pound/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Dec 2008 21:39:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Religi]]></category>

		<category><![CDATA[harta yang baik]]></category>

		<category><![CDATA[pahala]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kisahteladan.com/?p=34</guid>
		<description><![CDATA[Penulis terkenal kebangsaan Mesir yang bernama Mustafa Amin, dimana beliau adalah salah satu yang dijebloskan ke dalam penjara di masa pemerintahan Gamal Abdul Naser pada tahun 1965, menceritakan kisahnya saat berada di dalam penjara.
Ia berkata, &#8220;Di antara bentuk penganiayaan yang ditetapkan pemerintah pada saat itu adalah melarang penghuni penjara makan dan minum. Larangan untuk makan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.kisahteladan.com/segelas-air-sebanding-dengan-sejuta-pound/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Belajar Dari Tukang Bakso</title>
		<link>http://www.kisahteladan.com/belajar-dari-tukang-bakso/</link>
		<comments>http://www.kisahteladan.com/belajar-dari-tukang-bakso/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Dec 2008 10:06:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Religi]]></category>

		<category><![CDATA[berkurban]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kisahteladan.com/?p=42</guid>
		<description><![CDATA[Di suatu senja sepulang kantor, saya masih berkesempatan untuk ngurus tanaman di depan rumah, sambil memperhatikan beberapa anak asuh yang sedang belajar menggambar peta, juga mewarnai. Hujan rintik – rintik selalu menyertai di setiap sore di musim hujan ini.
Di kala tangan sedikit berlumuran tanah kotor,&#8230;terdengar suara tek&#8230;tekk.. .tek&#8230;suara tukang bakso dorong lewat. Sambil menyeka keringat&#8230;, [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.kisahteladan.com/belajar-dari-tukang-bakso/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Life is an Open Secret</title>
		<link>http://www.kisahteladan.com/life-is-an-open-secret/</link>
		<comments>http://www.kisahteladan.com/life-is-an-open-secret/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Nov 2008 14:05:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Lain Lain]]></category>

		<category><![CDATA[life]]></category>

		<category><![CDATA[sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kisahteladan.com/?p=37</guid>
		<description><![CDATA[Satu semester yang lalu, saya mempelajari sebuah topik yang berjudul Conducive Regulatory Framework yang diajarkan oleh Pak Mustapha Hamat. Pada topik tersebut, Pak Mus menerangkan tentang etika2 yang baik dalam bisnis dan perdagangan. Etika yang pertama adalah sikap waspada terhadap pekerjaan dan harta benda yang meragukan. Kita dituntut untuk berwaspada akan pekerjaan yang kita lakukan, [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.kisahteladan.com/life-is-an-open-secret/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Sudah Bisa Hidup Tenang?</title>
		<link>http://www.kisahteladan.com/sudah-bisa-hidup-tenang/</link>
		<comments>http://www.kisahteladan.com/sudah-bisa-hidup-tenang/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Nov 2008 08:36:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Religi]]></category>

		<category><![CDATA[hidup tenang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kisahteladan.com/?p=26</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Tenang sudah hidup saya&#8230;&#8221; ia menghela nafasnya panjang seakan itu tarikan terakhirnya. Puas sekali, bukan, sangat puas bahkan yang tergambar di wajahnya. Binar matanya menyiratkan kebahagiaan hidup yang dijalaninya selama bertahun-tahun.
Ia memiliki isteri yang cantik, yang menjadi perantaran kelahiran seorang putri jelita serta tiga ksatria kecilnya. Rumah besar, berhalaman dan latar belakang yang luas. Kolam [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.kisahteladan.com/sudah-bisa-hidup-tenang/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Pengangguran Tanpa E-Mail</title>
		<link>http://www.kisahteladan.com/pengangguran-tanpa-e-mail/</link>
		<comments>http://www.kisahteladan.com/pengangguran-tanpa-e-mail/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Nov 2008 10:49:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Motivasi Diri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kisahteladan.com/?p=10</guid>
		<description><![CDATA[Seorang pengangguran melamar pekerjaan sebagai &#8220;office boy&#8221;di istana Negara (kantor SBY), Jakarta . Andi Mallarangeng mewawancarai dia dan melihat dia membersihkan lantai sebagai tesnya. &#8220;Kamu diterima,&#8221; katanya, &#8220;Berikan alamat e- mailmu dan saya akan mengirim formulir untuk diisi dan pemberitahuan kapan kamu mulai bekerja.&#8221;.Laki- laki itu menjawab,&#8220;Tapi saya tidak punya komputer, apalagi e-mail&#8221;. &#8220;Maaf,&#8221; kata [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.kisahteladan.com/pengangguran-tanpa-e-mail/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Antara Mencicil HP dan Kambing Kurban</title>
		<link>http://www.kisahteladan.com/antara-mencicil-hp-dan-kambing-kurban/</link>
		<comments>http://www.kisahteladan.com/antara-mencicil-hp-dan-kambing-kurban/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 16 Nov 2008 18:02:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Religi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kisahteladan.com/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[Arin tertegun merenungi, ternyata tahun 2007 akan segera berakhir. Masih terngiang di ingatan Arin ketika dirinya berniat berkurban tahun ini. Cita-cita yang tak lagi kesampaian seperti halnya tahun lalu. Arin memandangi rekening tabungannya. Pemasukan dari penghasilannya lumayan sudah, tapi pengeluarannya juga tidak sedikit. Entah kenapa, semenjak pendapatannya mulai bertambah, kebutuhan hidupnya pun juga terus meningkat.
Arin [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.kisahteladan.com/antara-mencicil-hp-dan-kambing-kurban/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Dua Anak Kecil Pedagang Tissu</title>
		<link>http://www.kisahteladan.com/dua-anak-kecil-pedagang-tissu/</link>
		<comments>http://www.kisahteladan.com/dua-anak-kecil-pedagang-tissu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Nov 2008 07:15:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Persahabatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kisahteladan.com/?p=8</guid>
		<description><![CDATA[Siang di bulan February 2008, tanpa sengaja, saya bertemu dua manusia super. Mereka mahluk mahluk kecil, kurus, kumal berbasuh keringat. Tepatnya diatas jembatan penyeberangan setia budi - Jakarta , dua sosok kecil berumur kira kira delapan tahun menjajakan tissue dengan wadah kantong plastic hitam. Saat menyeberang untuk makan siang mereka menawari saya tissue diujung jembatan, [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.kisahteladan.com/dua-anak-kecil-pedagang-tissu/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Yusuf Mansur vs Sekuriti Pom Bensin</title>
		<link>http://www.kisahteladan.com/yusuf-mansur-vs-sekuriti-pom-bensin/</link>
		<comments>http://www.kisahteladan.com/yusuf-mansur-vs-sekuriti-pom-bensin/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Nov 2008 13:16:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Religi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.kisahteladan.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Banyak yang mau berubah,
tapi memilih jalan mundur.
Andakah orangnya?
Satu hari saya jalan melintas di satu daerah.. Tetidur di dalam mobil. Saat
terbangun, ada tanda pom bensin sebentar lagi. Saya pesen ke supir saya:
&#8220;Nanti di depan ke kiri ya&#8221;.
&#8220;Masih banyak, Pak Ustadz&#8221;.
Saya paham. Supir saya mengira saya pengen beli bensin. Padahal bukan. Saya
pengen pipis.
Begitu berhenti dan keluar dari [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.kisahteladan.com/yusuf-mansur-vs-sekuriti-pom-bensin/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
